Mengenal Peran Informasi Melalui Literasi Informasi



Posted on : October-18-2016
Category  : Perpustakaan, literasi, informasi, buku, & UMN

Tangerang 17 September & 01 Oktober 2016, pelatihan Literasi Informasi kembali diadakan bagi mahasiswa baru Universitas Multimedia Nusantara angkatan 2016. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka komitmen Universitas Multimedia Nusantara untuk memastikan seluruh mahasiswa/i dapat "melek" terhadap informasi. Literasi atau istilah baku dari melek dimaknakan sebagai tingkat mahasiswa/i untuk dapat mengelola informasi yang mereka dapatkan. Mengelola dapat diuraikan sebagai kemampuan individu untuk mengidentifikasi topik informasi yang ia butuhkan, kemudian mencari informasi yang dia butuhkan, memahami informasi, mengelola informasi, mempresentasikan dan mengevaluasi proses pengelolaan informasi tersebut. Seiring dengan ledakan informasi yang pesat dari berbagai macam media maupun sumber informasi, mahasiswa/i diharapkan mampu memfilter informasi yang didapatkannya. Hal itu ditujukan agar setiap individu memiliki kemampuan analisa yang baik dari sumber informasi yang berkualitas. 

 DSC09010_2.JPG

Seperti pada pelatihan sebelumnya, pelatihan ini dilakukan dengan menggunakan standar pelatihan AACRL information literacy competency standards yang memungkinkan program mengukur tingkat literasi seorang individu terhadap informasi yang digunakan. Adapun sasaran yang ingin didapatkan dari standar ini adalah sebagai berikut

  1. Mahasiswa/i mampu mengidentifikasi kebutuhan informasi yang dinginkannya
  2. Mahasiswa/i mampu mengakses informasi yang dibutuhkan dengan efektif dan cepat
  3. Mahasiswa/i mampu mengevaluasi sumber informasi yang didapatkannya secara kritis
  4. Mahasiswa/i mampu menggunakan informasi untuk mencapai tujuan personal yang diinginkannya
  5. Mahasiswa/i mampu memahami aspek budaya, ekonomi dan hukum dalam pemanfaatan informasi

Diakhir pelatihan, setiap peserta diminta untuk menyelesaikan soal dari literasi informasi yang mengukur kemampuan peserta. Soal tersebut diantaranya mengevaluasi kemampuan mereka untuk mengaplikasikan citation machine sebagai aplikasi online tak berbayar untuk membuat kutipan maupun daftar pustaka. Selain itu, soal tersebut juga mengevaluasi kemampuan mereka dalam mengimplementasikan internet searching skill. Terakhir, soal tersebut juga mengevaluasi pemahaman peserta mengenai tahapan dalam mengelola informasi dengan menggunakan metode the Big6. Untuk memudahkan aktivitas pembelajaran, pelatihan ini dibantu dengan platform edmodo yang memungkinkan peserta dapat mengakses modul pembelajaran secara digital.


DSC08987.jpg

 

Dengan mengaplikasikan standar tersebut, perpustakan optimis dapat mendorong mahasiswa/i untuk dapat memberdayakan lebih banyak sumber-sumber informasi yang relevan bagi informasi yang dibutuhkan oleh civitas academica. Selama ini, pemanfaatan internet sebagai satu sumber informasi sering dimaknai sebagai sumber yang relevan. Konsep berfikir ini yang sudah saatnya dirubah mengingat ada berbagai macam sumber informasi yang akurat dan relevan yang dapat digunakan dalam proses penulisan ataupun pembelajaran. Pemanfaatan database akademik seperti emerald, proquest & sumber-sumber lainnya patut diperkenalkan. Adapun materi yang disampaikan adalah literasi informasi, electronic resourceplagiarismquality of informationSQ3Rinternet searching, & citation machine. Dalam penyelenggaraannya, ada sekitar 1700 peserta yang telah mengikuti program ini. Dari survei yang sedang dilakukan mengenai evaluasi program, mahasiswa/i mampu mengaplikasikan program tersebut dalam kegiatan pembelajaran. Dengan mengikuti ini,

 



Share this article

2015 © Universitas Multimedia Nusantara Library. All Rights Reserved.

Universitas Multimedia Nusantara
Jl. Boulevard Gading Serpong, Tangerang, Banten, Indonesia
(T)+62 21 5422 0808; (F)+62 21 5422 0800
library@umn.ac.id

Connect with us on: